Friday, 1 August 2014

Kopi Dingin Nutella

http://ift.tt/eA8V8J

Anda pecinta kopi dan nutella? Pernahkah terpikir untuk mencampurkan kedua bahan itu menjadi minuman yang menyegarkan?


Tak hanya martabak saja yang berubah menjadi nikmat dengan tambahan nutella. Kopi dengan tambahan nutella juga bisa menjadi sensasi tersendiri.


Bahan:

-2 sendok makan kopi bubuk instan

-2 sendok makan nutella

-11/2 gelas susu rendah lemak

- Gula dan madu secukupnya

- 1 scoop es krim vanila

-Potongan es batu


Cara membuat:

-Blender semua bahan kecuali es batu dan es krim dengan kecepatan tinggi.

-Siapkan dua gelas. Masukkan es batu dan es krim secukupnya.

-Saat menyajikan, Anda bisa menaburkan bubuk cokelat di atasnya. Atau sirup cokelat untuk mempercantik minuman. (Timesofindia)






Sumber http://ift.tt/1xMUMFM

via suara.com

Jokowi: Tidak Ada Dikotomi Orang Partai/Nonpartai Untuk Anggota Kabinet

http://ift.tt/eA8V8J

Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dia akan memilih para profesional untuk menjadi anggota kabinetnya. Dan tidak akan ada dikotomi apakah kalangan profesional tersebut berasal dari partai atau nonpartai. Menurut dia, yang terpenting adalah menteri yang dipilih menguasai bidangnya.


“Punya leadership yang kuat, manajemen yang kuat, kompetensi yang kuat, dan yang paling penting bersih,” ujarnya sambil menambahkan banyak orang partai yang juga profesional. “Sebelum masuk partai, mereka adalah kalangan profesional dan mereka sama saja. Tadi saya sampaikan, kita tak bicara partai dan nonpartai,” katanya.


Mengenai perbandingan profesional dari partai atau kalangan profesional murni yang akan dipilih menjadi menteri, Jokowi belum bisa memutuskan. “Hal itu baru akan diputuskan setelah melakukan identifikasi masalah dan pemetaan. Nanti dilihat kebutuhannya, baru kita cari siapa yang duduk di pos-pos itu. Bukan asal comat-comot saja,” katanya.


Saat ini, Jokowi sedang membentuk tim head hunter yang bertugas mencari orang-orang yang cocok menjabat sebagai menteri di pemerintahannya bersama Jusuf Kalla. Tim itu bertugas memverifikasi rekam jejak serta latar belakang sosok yang direkomendasikan.


Mantan Wali Kota Solo ini mengaku mendapatkan masukan dari banyak pihak baik dari masyarakat, kelompok relawan, maupun partai pendukung, soal siapa saja sosok yang bakal mengisi jabatan menteri di kabinet.


Sementara para petinggi partai koalisi pendukung Jokowi-JK mengatakan belum ada pembahasan soal susunan kabinet.


“Belum ada pembahasan soal kabinet,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tjahjo Kumolo, sambil menambahkan bahwa urusan pembentukan kabinet belum mendesak karena masih menunggu pelantikan. Namun ia tak menyanggah sedang ada perburuan untuk menggodok orang-orang yang tepat masuk dalam kabinet baru nanti.


Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto menyatakan, tak berambisi untuk menempatkan kadernya. “Orientasi pembentukan kabinet adalah menempatkan orang-orang yang kuat, kredibel, dan profesional,” katanya.


Saat ditanya apakah ada kader Hanura yang sesuai dengan syarat tersebut, ia menjawab ada, tapi harus dengan persetujuan Jokowi-JK.


Mengenai kemungkinan Golkar merapat ke Jokowi-JK, Wiranto juga tak membantah. Ia menyebutkan dinamika politik ke depan tak bisa diprediksi. Lihat perkembangan ke depan kalau sudah selesai semua.


Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, juga mengaku tak mengajukan nama untuk menduduki posisi tertentu dalam kabinet. Koalisi tanpa syarat adalah hal terbaik untuk pemerintahan ke depan, katanya.


Dia juga menyatakan tidak ada masalah dengan partai yang masih di luar pengusung Jokowi-JK — yang akhir-akhir ini dikabarkan mulai merapat– selama sesuai dengan visi dan misi koalisi pengusung. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1tEzcWl

via suara.com

Harga Minyak Dunia Turun

http://ift.tt/eA8V8J

Harga minyak dunia turun pada Jumat (1/8/2014) waktu setempat atau Sabtu (2/8/2014) pagi waktu Indonesia bagian barat, karena kekhawatiran baru-baru ini atas potensi gangguan dari konflik di Timur Tengah dan Ukraina terus mereda.


Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, turun 29 sen menjadi berakhir pada 97,88 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.


Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman September, turun 1,18 dolar AS menjadi 104,81 dolar AS di perdagangan London.


Harga yang jatuh hampir 10 persen dari tertinggi mereka akhir Juni, dan kembali ke posisi di mana mereka berdiri pada awal Mei.


“Beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa kami terus mencurahkan beberapa spekulasi di pasar yang dibangun ke dalam apa yang mendorong kami ke tertinggi sembilan bulan,” kata Gene McGillian dari Tradition Energy.


“Beberapa kekhawatiran bahwa kami akan memiliki gangguan pasokan di pasar global tampaknya telah hilang.” (Antara/AFP)






Sumber http://ift.tt/1kbRzPl

via suara.com

Waspadai Diare Sesudah Lebaran

http://ift.tt/eA8V8J

Penyakit diare biasanya banyak terjadi usai Lebaran. Keluhan ini rentan terjadi lantaran banyak orang yang merayakan Lebaran menyantap makanan secara tidak terkendali.


“Biasanya usai Lebaran, kasus diare di sejumlah daerah meningkat karena banyak warga yang makannya tidak terkendali dan menyantap makanan yang ada di meja makan saat silaturahim ke sanak saudara,” kata Kepala Humas Dinkes Jember, Yumarlis di Jember, Jawa Timur, Jumat (1/8/2014).


Ia mengatakan, jumlah penderita diare selalu meningkat pascalebaran setiap tahun, sehingga pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit dipadati pengunjung yang hendak berobat jalan.


Menurut Yumarlis, penyebabnya penyakit tersebut adalah perubahan pola makan.


Biasanya, lanjut dia, seseorang menyantap makanan yang dihidangkan pada saat Idul Fitri yang cenderung mengandung santan, sehingga perut yang awalnya terbiasa berpuasa menjadi kaget dengan banyaknya makanan yang dicerna saat Lebaran.


“Saya imbau tetap mengontrol makanan yang tersaji di meja makan karena kondisi lambung usai Lebaran masih dalam proses menyesuaikan diri setelah berpuasa,” imbuh Yumarlis.


Gangguan pencernaan, kata dia, bisa terjadi karena pencernaan seseorang sebelumnya menjalani puasa kemudian mengonsumsi berbagai macam makanan dan minuman dalam jumlah yang berlebihan.


“Biasanya gejala yang menyebabkan masalah pencernaan, seperti sakit perut, mulas, nyeri, dan kembung yang berujung pada masalah buang air besar berlebihan dan menyebabkan diare,” ujarnya.


Kendati demikian, kata dia, banyak orang yang mengabaikan penyakit diare karena penyakit tersebut tidak menyebabkan risiko kematian dan mereka akan ke puskesmas atau rumah sakit kalau sudah dalam kondisi diare yang kritis. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1uQRhCj

via suara.com

Timses Jokowi: Revolusi Mental Bisa Redam Paham Radikal

http://ift.tt/eA8V8J

Juru bicara Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Abdul Kadir Karding, mengatakan konsep Revolusi Mental bisa menjadi jalan meredam masuknya paham radikal ke Indonesia, salah satunya melalui perbaikan sistem pendidikan.


“Revolusi mental yang menjadi konsepsi Pak Jokowi akan menjadi jalan meredam paham radikal yang masuk ke Indonesia,” kata Karding dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (1/8/2014).


Ketua DPP PKB itu mengatakan paham radikal harus ditangani secara komprehensif lewat perbaikan sistem pendidikan karena pendidikan merupakan pondasi utama pembentukan mental manusia.


Dia menilai Indonesia sering menjadi sasaran masuknya paham radikal dari negara-negara asing karena tidak lepas dari rentannya kondisi ekonomi dan pemahaman keagamaan masyarakat Indonesia.


“Padahal dua hal itu merupakan kunci mencegah radikalisasi di masyarakat. Kebanyakan yang menjadi korban paham radikal adalah mereka yang kesejahteraanya rendah dan paham keagamaannya lemah,” ujarnya.


Karding menegaskan Jokowi-JK akan membangun sistem pendidikan yang memprioritaskan pembentukan karakter yaitu tidak hanya menjadi jalan penyaluran ilmu pengetahuan duniawi, tapi juga penanaman nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan budi pekerti.


Dia mengatakan dalam konsep Revolusi Mental terdapat pendidikan yang dikembangkan dengan memuat nilai keagamaan moderat, inklusif, dan toleran.


Menurut dia pemerintahan Jokowi-JK juga akan melibatkan dunia pesantren dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang “rahmatan lil’alamin”.






Sumber http://ift.tt/1tEuN5G

via suara.com

Ribuan Kendaraan Menumpuk di Pelabuhan Bakauheni

http://ift.tt/eA8V8J

Ribuan kendaraan yang ingin menyeberang ke Pelabuhan Merak menumpuk di Pelabuhan Bakaunei, pada H+5 setelah Hari Raya Idul Fitri 1435 H.


Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung, Sabtu (2/8/2014) dini hari, ribuan kendaraan seperti mobil pribadi, bus dan truk menumpuk di kantung parkir dermaga.


Penumpukan kendaraan ini terlihat di dermaga II, III, IV dan V, karena cuaca buruk yang terjadi di perairan Selat Sunda.


Informasi yang diperoleh dari BMKG kecepatan angin di jalur penyebrangan perairan Selat Sunda saat ini dari Timur-Tenggara 0,5-15 knot dengan ketinggian glombang 0,75-1,5 m, kondisi cuaca saat ini berawan.


Diduga karena cuaca buruk, kapal sulit bersandar di dermaga sehingga terjadi penumpukan kendaraan.


Gelombang arus balik sampai dengan pukul 01.15 WIB terus meningkat dan menambah antrean panjang di sejumlah dermaga.


Beberapa kapal ada yang berhasil bersandar namun membutuhkan waktu yang cukup lama. Kendaraan yang ingin masuk ke kapal pun, saat ini sangat sulit sebab ramdor selalu goyang.


Pemandangan berbeda terjadi pada arus balik kendaraan roda dua yang malam hari ini tidak ada penumpukan. Puncak arus balik untuk pemudik kendaraan roda dua dan pejalan kaki diperkirakan akan terjadi pagi ini. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1u84cvo

via suara.com

Pemudik Serbu Tempat Oleh-oleh di Bandung

http://ift.tt/eA8V8J

Tempat penjualan oleh-oleh khas Bandung di jalur mudik selatan dari Nagreg hingga Gerbang Tol Cileunyi dipadati pemudik tujuan Jakarta.


Abdurahman salah seorang pemilik tempat oleh-oleh khas Bandung di jalur selatan Nagreg kepada wartawan di Bandung, Jumat (1/8/2014), mengatakan, memasuki empat hari setelah Lebaran, tempat usaha penjualan oleh-oleh khas Bandung dipadati pemudik.


Mereka berbelanja dodol, borondong khas Majalaya, tapai singkong, dan ubi bakar Cilembu.


Jumlah pengunjung yang datang, kata dia, terus meningkat. Diperkirakan hingga Minggu (3/8/2014), masih padat karena arus milir di jalur selatan Nagreg dari arah Tasikmalaya dan Kabupaten Garut tetap mengalir, tokonya melayani konsumen 24 jam.


Oleh-oleh khas Bandung cukup diminati para pemilir, kata dia, seperti tapai singkong, ubi bakar Cilembu, dodol Garut, wajik Cililin, kerupuk jengkol, dan gula aren khas Tanjungsari, sehingga omzet saat arus mudik dan milir menggairahkan dibandingkan hari biasanya.


Sementara itu, arus lalu lintas dari Lingkar Nagreg mengarah Cileunyi melintasi Cicalengka dan Rancaekek ramai lancar. Kepadatan kendaraan relatif cukup tinggi memasuki H+4 Lebaran 2014.


Diperkirakan pemilir akan terus memadati jalur selatan hingga Minggu (3/8/2014). (Antara)






Sumber http://ift.tt/1zETlMD

via suara.com